Pura yang Dipercaya Sering Dikunjungi Bagi Mereka yang Ingin Memohon Keturunan

Julukan “Pulau Seribu Pura” yang disematkan pada Pulau Bali memang memiliki alasan yang kuat, karena memang Pulau Bali terdapat banyak Pura sebagai tempat persembahyangan umat Hindu. Banyak Pura yang populer untuk dikunjungi wisatawan domestik ataupun mancanegara, tetapi ada juga Pura yang letaknya tersembunyi dan masih jarang diketahui orang salah satunya Pura Kereban Langit. Pura ini terletak di wilayah Banjar Pekandelan, Desa Adat Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Dari Kota Denpasar menuju Pasar Sempidi akan menempuh jarak 7 km, dan selanjutnya dari pasar tersebut kalian dapat menuju ke arah Timur membelok ke Utara sekitar 3 km, maka kalian akan sampai di Desa Sading. Sesampainya di Desa Sading, kalian akan belok ke Barat kira-kira 700 meter dan kalian tiba di halaman Pura Kereban Langit. Diperlukan waktu sekitar 25 menit perjalanan untuk sampai di Pura ini.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Pura Kereban Langit berada di dalam sebuah goa besar, yang di tengah-tengah atap goa terdapat lubang sehingga sinar matahari dapat tembus masuk ke dalam goa. Di dalam goa terdapat aliran air yang sangat jernih, di mana dipercaya sebagai sumber amertha yang disebut Tirta Selaka. Dengan situasi lokasi inilah, nama “Kereban Langit” diberikan terhadap Pura ini yang dapat diartikan sebagai Pura yang beratapkan langit. Keberadaan Pura ini telah ada di Desa Sading yang disebutkan dalam Prasasti Sading Isaka 923 pada masa pemerintahan Sri Udayana. Hanya saja pada saat itu, nama Desa Sading disebut Bantiran yang berarti “ramai”. Lambat laun nama Bantiran berubah menjadi Sading.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Diceritakan dahulu sebelum Sri Masula dan Sri Masuli lahir, Ayahandanya memohon kehadapan Bhatara di Gunung Tolangkir (sekarang dikenal sebagai Gunung Agung) agar permaisurinya segera melahirkan. Atas petunjuk Bhatara di gunung tersebut, diperintahkannya untuk mencari Tirta Selaka. Diutuskannya seorang Brahmana Ida Pedanda bersama iringanya menelusuri Pulau Bali untuk memperoleh Tirta Selaka tersebut. Pada saat Brahmana tersebut sedang berada di sekitar Desa Sading, serta mendekati Pura Kereban Langit. Di dalam Pura itu sedang bersembunyi seorang penjahat yang dicari-cari oleh masyarakat. Bertemulah Ida Pedanda dengan penjahat itu di dalam goa, dan penjahat tersebut sangat ketakutan. Brahmana itu disangka akan membunuh dirinya.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Ida Pedanda menjelaskan tujuannya adalah untuk mencari Tirta Selaka atas perintah Raja. Namun, Beliau belum mengetahui di mana adanya Tirta Selaka tersebut. Atas petunjuk si penjahat, diberitahukannya Ida Pedanda bahwa di dalam goa terdapat tirta yang disebut dengan Tirta Selaka. Di sanalah Ida Pedanda mengambil tirta, yang membuat Sri Masula dan Sri Masuli lahir kembar. Pendukung atau penyungsung Pura ini terdiri dari 110 pawon dari Desa Sading, Sempidi, Lukluk, Senganan, Penebel, Demulih, Bangli, dan Kerandan Badung.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Di dalam goa terdapat sebuah Pelinggih (bangunan pemujaan suci) Ratu Gede, Pelinggih Ratu Made, dan Pelinggih Ratu Ayu. Di atas goa tempat Tirta Selaka terpahat relief Bima dan di depan sebuah Padma terdapat beberapa patung penjaga dan patung terakota. Di luar tembok Pura terdapat sebuah Pelinggih Batu Bolong. Pada sebelah Selatan Pura dibangun sebuah permandian umum dengan 5 pancoran permandian yang airnya bersumber dari air yang terdapat di dalam goa tersebut.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Pura Kereban Langit merupakan tempat yang diyakini dapat memohon anak atau keturunan, sehingga bagi mereka yang susah memiliki anak dan sudah dengan proses medis belum juga mendapatkan hasil. Maka ada baiknya mencoba untuk memohon anugerah di Pura ini. Pura Kereban Langit sangat mudah dijangkau, letaknya di pinggir sungai membuat jauh dari keramaian. Hamparan sawah dan rimbunan pepohonan di sepanjang sungai terasa sangat menyejukkan.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Pura ini merupakan salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Badung, sehingga Pura ini dapat dikunjungi oleh wisatawan. Hanya saja diingatkan apabila mengunjungi Pura ini untuk menggunakan kamen (kain) dan selendang (pengikat kain). Diingatkan juga bagi kalian yang sedang dalam masa menstruasi untuk tidak masuk ke areal Pura ini, demi menjaga kesucian Pura. Jadi, bagi kalian yang sedang berada di Kabupaten Badung atau merencanakan kunjungan ke Kabupaten Badung, jangan lupa memasukkan Pura Kereban Langit ke dalam daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi ya.

 

Sumber foto: www.nusantarakumedia.com/IGustiBagusAryaPutra

 

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *